Beranda blog

Diduga Pengedar Sabu, Warga Pancoran Dicokok Polisi

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

BONDOWOSO, Lagi-lagi Jajaran satuan reserse narkoba (Sat Reskoba) Polres Bondowoso mencokok Zainullah Bin Senol (30). Pasalnya ia diduga sebagai pengedar serbuk kristal atau sabu.

Zainullah warga dusun Widoro, Desa Pancoran, Bondowoso, Jawa Timur ini bertekuk lutut saat dicokok petugas, betapa tidak ia ketahuan menyembunyikan sabu didalam saku depan celananya.

Iptu Hadi Sukisman,Kasat Resnarkoba Polres Bondowoso mengatakan, Senol diamankan di jalan dusun Widoro, Desa Pancoran, Kecamatan kota Bondowoso,Rabu (3/7/2019) sekira pukul 23.00 WIB.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyampaikann adanya pelaku peredaran narkoba jenis sabu. Dengan ciri-ciri sesuai dengan tampilan fisik pelaku.

FB_IMG_1773966750014

Setelah dilakukan penyelidikan dan dilakukan penggeledahan,ditemukan pada saku celana depan bungkusan plastik kecil yang berisi sabu.

“Dari Zainullah berhasil diamankan beberapa barang bukti, yaitu satu paket sabu yang dibungkus klip plastik disolasi. Serta uang tunai Rp 350 ribu dan satu HP,” kata Iptu Hadi, Kamis (4/7/2019).

Diterangkan bahwa berdasarkan barang bukti yang bersangkutan diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU.RI No. 35 Tahun 2009, Tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman minimal 6 tahun, maksimal 20 tahun,” katanya.

Sementara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, serta penyidikan Zainullah diamankan di Mako Polres Bondowoso, setelah nanti berkas lengkap atau P21 akan segera diserahkan ke Kejaksaan.

images (15)

Diterjang Hujan Lebat, Dapur Rumah Warga Besuki Situbondo Ambruk

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Situbondo – Hujan lebat yang disertai hembusan angin kencang di Kecamatan Besuki telah memporak porandakan dapur rumah warga yang bernama Samawi (55). Rumah Sanawi yang berlokasi di Rt 03, Rw 01, Dusun Mandar, Desa Belimbing, Besuki, Situbondo, Jawa Timur tepat pukul 03.00 dini hari, Jumat, (8/3).


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media online ini di lapangan menyebutkan bahwa, panjang rumah 5 meter dan lebar 6 meter yang berpenghuni 5 jiwa tersebut hancur pada bagian dapurnya.
“Untung saja kelima penghuni rumah itu selamat meski dalam keadaan tertidur lelap,” ujar Sonata, anggota tim Paskalis BPBD Situbondo, Jumat, (8/3).

FB_IMG_1773966750014


Sonata menambahkan bahwa kerugian yang dialami korban yakni diperkirakan sekitar Rp 15 juta. (ans)

images (15)

2 Kilogram Sabu Berhasil Di Amankan Polresta Banyuwangi Di Pelabuhan ASDP Ketapang 

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Banyuwangi – Jaringan narkoba lintas provinsi terendus Polresta Banyuwangi saat mau melintas pelabuhan ASDP Ketapang.

Kali ini, Anggota berhasil mengamankan pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu itu di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan menjelaskan bahwa anggota mendapatkan informasi adanya pengiriman narkoba dari Kediri menuju Pulau Bali.

Atas informasi tersebut, anggota Polisi melakukan penyelidikan, dan memperoleh kendaraan mobil Xenia yang dipakai pelaku untuk melakukan pengiriman.

“Kami sergap dan kami amankan pelaku serta barang bukti narkotika jenis sabu seberat 2.000 gram atau 2 kilogram,” kata Kombes Rofiq saat pers rilis di Polsek KP3 Tanjungwangi, Banyuwangi pada Selasa 12 Mei 2026.

Adapun pelaku yang diamankan yakni seorang pria berinisial FS (36) warga asal Kediri, Jawa Timur.

FB_IMG_1773966750014

Rofiq menegaskan bahwa penggeledahan barang bukti itu polisi menemukan dua paket terbungkus plastik dan isolasi berwarna merah dalam tas ransel hitam.

“Jadi sabu 2 kilogram ini hendak dikirim ke Bali,” jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan, FS mendapatkan upah Rp15 juta per paket. Polresta Banyuwangi terus dalami, namun diduga kuat pengiriman narkoba tersebut hendak didistribusikan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Sekedar diketahui, Polresta Banyuwangi berharap sinergi masyarakat untuk menjaga  generasi bangsa dari hal-hal yang merusak mental.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 114 Ayat (1) dan Atau Pasal 112 Ayat (1) Atau Pasal 132 Ayat (1) Atau Pasal 127 RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman maksimal  seumur hidup atau hukuman mati, pungkasnya. (mam)

images (15)

Pacu Pelayanan Cepat dan Transparan Melalui Sistem Perizinan Terintegrasi BSBK Bondowoso Gelar Bimtek

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) Kabupaten Bondowoso terus memperkuat kualitas layanan perizinan di sektor jasa konstruksi melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Sistem Informasi Perizinan Berusaha sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025, yang digelar di Aula BSBK setempat , Selasa (12/5/2026).

Kepala Dinas BSBK Bondowoso melalui Kepala Bidang Bina Konstruksi, Noval Rofiqi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman teknis kepada pelaku jasa konstruksi terkait tata cara penggunaan sistem informasi perizinan berusaha yang terintegrasi, efektif, serta sesuai regulasi terbaru.

Baca juga  :

Sekda Bondowoso Tekankan Pentingnya Kompetensi SDM dalam Bimtek Jasa Konstruksi

BSBK Bondowoso Buka Pendaftaran Uji Kompetensi dan Sertifikasi Tenaga Konstruksi 2026

Menurut Noval, bimtek tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang jasa konstruksi, sekaligus mendukung percepatan investasi di daerah.

FB_IMG_1773966750014

“Penerapan sistem informasi perizinan berusaha menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan investasi dan kemudahan pelayanan publik. Dengan sistem yang terintegrasi, proses perizinan diharapkan lebih cepat, transparan, akuntabel, dan efisien sehingga berdampak positif bagi sektor jasa konstruksi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai kebijakan terbaru dalam PP Nomor 28 Tahun 2025, mekanisme pelayanan digital, hingga praktik penggunaan aplikasi sistem informasi perizinan bagi pelaku jasa konstruksi.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi sesi diskusi interaktif dan simulasi penggunaan aplikasi guna memastikan peserta memahami proses operasional secara langsung.

Noval menegaskan seluruh pelaku jasa konstruksi diwajibkan melengkapi perizinan sesuai ketentuan dalam PP Nomor 28 Tahun 2025. Hal itu penting untuk menciptakan tata kelola usaha jasa konstruksi yang tertib administrasi, profesional, dan berdaya saing.

“Melalui bimtek ini, kami berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan sistem informasi perizinan berusaha secara optimal sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih modern, profesional, dan sesuai regulasi,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan bimtek tersebut telah dilaksanakan dalam dua tahap. Bimtek pertama digelar pada 5 Mei 2026 dengan diikuti 40 peserta, sedangkan bimtek kedua pada Selasa (12/5/2026) diikuti sebanyak 50 peserta  di aula BSBK .

images (15)

Bentuk Komitmen Regenerasi ,90 Persen PK Partai Golkar Bondowoso Diisi Generasi Milenial

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, Ady Kriesna, menegaskan komitmen partainya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kerja nyata, pengabdian, dan dukungan terhadap program pembangunan daerah.

Selain itu Kriesna menyatakan, saat ini sekitar 90 persen pimpinan kecamatan Partai Golkar Bondowoso telah diisi generasi milenial sebagai bentuk komitmen partai terhadap regenerasi politik dan kepemimpinan muda di daerah.

Hal tersebut disampaikan Ady dalam agenda konsolidasi dan penguatan kepengurusan Partai Golkar Bondowoso yang secara bergantian di 23 kecamatan.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa Partai Golkar akan memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat maupun daerah demi mewujudkan Bondowoso yang lebih maju dan sejahtera.

“Golkar akan menunjukkan cinta total kepada rakyat dengan kerja, karya, dan pengabdian. Salah satunya dengan memberikan dukungan penuh terhadap program pusat untuk Bondowoso Berkah,” ujar Ady Kriesna.

Ia menegaskan, Fraksi Golkar di DPRD Bondowoso akan diarahkan untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Menurutnya, kader Golkar harus mampu hadir memberikan manfaat nyata dan memperjuangkan kepentingan rakyat melalui fungsi legislasi, pengawasan, maupun penganggaran.

“Melalui anggota fraksi, Golkar harus menjadi solusi atas problematika rakyat,” katanya.

FB_IMG_1773966750014

Selain memperkuat peran politik di parlemen, Golkar Bondowoso juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin bergabung dan berkontribusi bersama partai berlambang pohon beringin tersebut.

Kriesna menyebut, pihaknya berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dengan melibatkan lebih banyak perempuan, kalangan milenial, dan generasi Z dalam struktur kepengurusan partai.

“Golkar terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung. Kami juga berkomitmen mengisi kepengurusan dengan perempuan, milenial, dan gen Z,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari persiapan jangka panjang Partai Golkar dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.

Menurut Kriesna, regenerasi kepemimpinan menjadi penting agar Golkar mampu melahirkan tokoh-tokoh muda yang memiliki kapasitas, integritas, dan kedekatan dengan masyarakat.

Dalam konsolidasi tersebut, Golkar Bondowoso juga memperkenalkan sejumlah tokoh muda yang bergabung ke partai, termasuk H.Muhammad Shohib yang disebut akan memperkuat struktur kepemimpinan di tingkat kecamatan.

 

images (15)

Pemkab Bondowoso Pastikan Pengangkutan Koper Jemaah Haji Berjalan Lancar

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso, – Ratusan koper besar milik jemaah calon haji Bondowoso tahun 2026 mulai diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya dengan fasilitasi penuh dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Pengangkutan koper tersebut dilakukan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bondowoso serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Bondowoso sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran dan kenyamanan pelaksanaan ibadah haji.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bondowoso, Drs. H. Astono, M.HI, menyampaikan bahwa koper milik jemaah Kloter SUB 85, SUB 86, dan SUB 87 mulai dinaikkan ke truk pada Senin (11/5/2026) di GOR Bondowoso.
Selanjutnya, koper-koper tersebut akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Selasa dini hari (12/5/2026).

“Pengangkutan koper besar jemaah haji ini dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah demi mendukung kenyamanan dan kelancaran keberangkatan jemaah,” ujar Astono.

Menurutnya, penampungan koper di GOR Bondowoso dilakukan untuk mempermudah proses distribusi serta memastikan koper jemaah dapat tiba lebih awal di Asrama Haji Surabaya sebelum keberangkatan jemaah.

Sementara itu, Kabag Kesra Setkab Bondowoso, Royhan, menjelaskan bahwa fasilitasi pengangkutan koper jemaah haji oleh Pemerintah Daerah merupakan bagian dari amanat regulasi yang mengatur dukungan daerah terhadap penyelenggaraan ibadah haji.

Ia menyebut, ketentuan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, khususnya Pasal 37B.

FB_IMG_1773966750014

Dalam aturan itu disebutkan bahwa biaya transportasi jemaah haji dari daerah asal menuju embarkasi maupun dari debarkasi kembali ke daerah asal dapat dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Secara garis besar dapat diartikan bahwa pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji dari daerah menuju asrama haji maupun sebaliknya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” jelas Reyhan.

Ia menambahkan, sementara tugas Kemenhaj lebih difokuskan pada pelayanan jemaah mulai dari embarkasi hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Untuk proses pengangkutan koper jemaah haji Bondowoso sendiri dijadwalkan mulai diberangkatkan pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB dan ditargetkan paling lambat tiba di Asrama Haji Surabaya pukul 08.00 WIB.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap seluruh proses pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah sejak dari daerah asal hingga menuju Tanah Suci.

Diketahui, jemaah calon haji Bondowoso yang tergabung dalam Kloter SUB 85 dan SUB 86 dijadwalkan berangkat menuju Embarkasi Surabaya pada 12 Mei 2026. Sementara Kloter SUB 87 diberangkatkan sehari setelahnya, yakni 13 Mei 2026.

images (15)

Pemkab Bondowoso Verifikasi Data Kemiskinan, Pastikan Bansos Tepat Sasaran

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan melakukan verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan guna memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.

Bupati Bondowoso melalui Sekretaris Daerah , Fathur Rozi, mengatakan langkah tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah desa, hingga unsur terkait lainnya.

Berdasarkan data tahun 2025, angka kemiskinan di Bondowoso tercatat mencapai 12,2 persen atau sekitar 87 ribu jiwa. Mayoritas penerima bantuan sosial berada pada kategori desil 1 hingga desil 4, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Pemerintah daerah menilai proses pengecekan ulang data penting dilakukan agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Semangatnya adalah memastikan apakah angka kemiskinan yang ada saat ini memang sesuai fakta di lapangan. Jika memang benar, tidak menjadi masalah. Yang penting, datanya valid dan bantuan tepat sasaran,” ujar Fathur Rozi usai rapat koordinasi kemiskinan ekstrem di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, penerima bantuan PKH berada pada kelompok desil 1 sampai 4. Sementara itu, penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) serta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) mencakup desil 1 hingga 5.

FB_IMG_1773966750014

Menurutnya, proses verifikasi akan dilakukan secara menyeluruh melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar data dalam sistem kesejahteraan sosial benar-benar akurat.

Sekda juga menjelaskan bahwa indikator utama kemiskinan ditentukan dari tingkat pendapatan masyarakat. Garis kemiskinan di Bondowoso saat ini berada pada angka Rp526.325 per kapita per bulan.

Warga dengan pendapatan di bawah angka tersebut masuk kategori miskin. Sementara itu, kategori kemiskinan ekstrem ditetapkan bagi masyarakat dengan pendapatan di bawah Rp391 ribu per kapita per bulan.

“Persoalan kemiskinan bukan hanya terkait kondisi geografis, tetapi lebih pada tingkat pendapatan masyarakat. Namun demikian, kondisi tempat tinggal, kepemilikan aset, kendaraan, hingga faktor geografis juga memiliki keterkaitan,” jelasnya.

Sejumlah wilayah di Bondowoso disebut masih memiliki tingkat kemiskinan cukup tinggi, di antaranya Kecamatan Tlogosari, Cermee, dan beberapa daerah lainnya. Pemerintah memastikan data warga miskin di wilayah tersebut telah terpetakan dan akan menjadi fokus dalam proses verifikasi lanjutan.

images (15)

Wabup As’ad Yahya Safi’i Resmi Pimpin PC ISNU Bondowoso 2025–2029

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – As’ad Yahya Safi’i resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Bondowoso masa khidmat 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Pendopo Raden Bagus Asra, Sabtu (9/5/2026).

Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) ISNU, H. Wardi Taufik. Kegiatan tersebut mengusung tema “Akselerasi Sarjana NU: Merawat Tradisi, Menggerakkan Inovasi” sebagai penegasan atas pentingnya peran kalangan intelektual Nahdlatul Ulama dalam menjawab tantangan sosial dan mendukung pembangunan daerah berbasis keilmuan.

Ketua PC ISNU Bondowoso, As’ad Yahya Safi’i menegaskan komitmennya untuk menjadikan ISNU sebagai ruang pengabdian bagi para sarjana NU agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“ISNU Bondowoso harus menjadi ruang bagi para sarjana NU untuk memberikan kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, serta harus siap bersinergi untuk mengawal pembangunan daerah dengan semangat merawat tradisi dan menciptakan inovasi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menyampaikan bahwa ISNU diharapkan tidak hanya menjadi wadah intelektual yang berhenti pada tataran gagasan, tetapi juga mampu menghadirkan program kerja nyata di tengah masyarakat.

FB_IMG_1773966750014

“ISNU diharapkan mengambil peran strategis melalui pemberdayaan ekonomi dan pemikiran yang solutif,” katanya.

Dengan kepengurusan baru yang telah dilantik, PC ISNU Bondowoso diharapkan mampu menjadi motor penggerak sinergi antara kalangan akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Fokus utama organisasi ke depan diarahkan pada penguatan pembangunan berbasis keilmuan, pemberdayaan umat, serta optimalisasi potensi lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso secara lebih luas.

Acara pelantikan turut dihadiri Fathur Rozi, Ketua PW ISNU Jawa Timur, Rois Syuriyah PCNU Bondowoso, serta jajaran pengurus badan otonom dan lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama Bondowoso.

images (15)

Bedah Buku di Forum Intelektual Sarmuji Ajak Pemimpin Hadir Membawa Solusi

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

JEMBER – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menggelar bedah buku bertajuk Kekuasaan yang Menolong di kawasan Jalan Jawa, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Jember, Sabtu (9/5/2026) dalam forum intelektual.

Kegiatan yang dikemas bersama grand opening Cikiluks Fried Chicken, Coffee and Ice Cream tersebut berlangsung hangat dan penuh nuansa intelektual. Acara dihadiri kalangan akademisi, mahasiswa, praktisi pendidikan, hingga unsur pemerintahan setempat.

Bedah buku digelar di eks gedung Safia Dept. Store, tepat di seberang Universitas PGRI Argopuro (Unipar) Jember. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Wakil Rektor Universitas Jember, dosen, praktisi pendidikan, Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, serta Lurah Sumbersari Bhatara Pragusta.

Dalam forum yang berlangsung interaktif itu, Sarmuji lebih banyak mengupas filosofi dan hakikat kekuasaan dibanding membahas dinamika politik nasional. Ia menegaskan, kekuasaan sejatinya harus menjadi alat untuk membantu dan melayani masyarakat.

“Kekuasaan yang baik adalah kekuasaan yang menolong. Menolong masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dan menolong negara agar semakin kuat,” ujar Sarmuji.

Menurutnya, buku tersebut lahir dari kegelisahannya terhadap cara pandang sebagian pihak yang memaknai kekuasaan hanya sebatas jabatan dan kewenangan.

FB_IMG_1773966750014

Padahal, kekuasaan seharusnya menjadi instrumen pelayanan publik dan solusi atas persoalan rakyat.

Ia juga menekankan bahwa seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki kekuasaan formal, tetapi harus mampu menghadirkan keberpihakan dan solusi nyata bagi masyarakat.

Suasana akademik terasa kuat sepanjang diskusi berlangsung. Para peserta dari berbagai perguruan tinggi aktif menyampaikan pandangan terkait hubungan antara kekuasaan, kepemimpinan, dan pelayanan publik di tengah tantangan sosial saat ini.

Diskusi pun berjalan hidup karena peserta tidak hanya membahas teori kekuasaan, tetapi juga mengaitkannya dengan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat dan tantangan kepemimpinan modern.

Sementara itu, CEO Cikiluks Fried Chicken, Coffee and Ice Cream, Luluk Maknuniah, mengatakan konsep bedah buku sengaja dipilih dalam grand opening restorannya sebagai bentuk komitmen menghadirkan ruang yang tidak sekadar menjadi tempat kuliner, tetapi juga wadah diskusi dan pertukaran gagasan.

“Jalan Jawa adalah kawasan kampus yang memiliki potensi besar sebagai ruang bertemunya kreativitas, gagasan, dan aktivitas anak muda,” ujarnya.

images (15)

Ketua DPD Golkar Bondowoso Kukuhkan H. Muhammad Shohib Ketua PK Golkar Maesan,

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, Ady Kriesna, secara resmi mengukuhkan H. Muhammad Shohib sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Maesan dalam agenda konsolidasi organisasi partai di Kecamatan Maesan.

Dalam sambutannya, Ady Kriesna menegaskan bahwa peran PK sangat strategis karena menjadi struktur partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat bawah.

“Pimpinan kecamatan dan pimpinan desa adalah ujung tombak partai. Mereka yang memahami denyut nadi masyarakat dan paling mudah menyerap aspirasi rakyat,” ujarnya,Sabtu 9/5/2026.

Ia menjelaskan, seluruh kecamatan di Bondowoso telah menyelesaikan Musyawarah Kecamatan (Muscam), sementara Kecamatan Maesan baru dilaksanakan dan dikukuhkan saat ini.

Menurutnya, terpilihnya H. Muhammad Shohib merupakan hasil kesepakatan para pimpinan desa di Kecamatan Maesan.

“Kami di DPD tentu mendengar aspirasi dari pimpinan desa. Teman-teman sepakat menunjuk Mas Haji Shohib sebagai Ketua PK Golkar Maesan,” katanya.

Kriesna berharap kepemimpinan baru tersebut mampu mengembalikan kekuatan dan pengaruh Golkar di Kecamatan Maesan sebagaimana masa-masa sebelumnya.

“Dulu Maesan selalu melahirkan tokoh-tokoh Golkar, bukan hanya di tingkat kecamatan tetapi juga di tingkat kabupaten. Kami berharap hal itu bisa bangkit kembali,” tuturnya.

Ia juga menilai hadirnya kader-kader baru akan memberikan energi dan semangat baru bagi keberlangsungan Partai Golkar ke depan.

FB_IMG_1773966750014

“Masuknya kader-kader muda menjadi jaminan masa depan partai. Sistem kaderisasi di Golkar berjalan jelas dan terukur,” imbuhnya.

Kriesna menambahkan, regenerasi kepemimpinan di tubuh Partai Golkar sudah diatur dalam AD/ART partai, termasuk pembatasan masa jabatan ketua DPD maksimal dua periode, kecuali mendapat diskresi khusus dari DPP.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa fokus utama Partai Golkar bukan semata-mata menambah jumlah kursi legislatif, melainkan meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Bagi Golkar, yang paling penting adalah bagaimana bisa terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Saya yakin Mas Haji Shohib mampu menjalankan itu melalui program-program partai,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PK Golkar Maesan yang baru dikukuhkan, H. Muhammad Shohib, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada DPD Partai Golkar Bondowoso dan seluruh kader yang telah memberikan amanah ini. Kepercayaan ini tentu menjadi tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia juga berkomitmen memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat desa serta meningkatkan kedekatan Partai Golkar dengan masyarakat di Kecamatan Maesan.

 

images (15)

Sekolah Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya, Tari Remo Sutinah Kembali Dilenggangkan di Bumi Kironggo

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menjadikan sekolah sebagai garda depan pelestarian budaya daerah melalui program yang digagas Dinas Pendidikan setempat.

Salah satu langkah yang dilakukan ialah menghidupkan kembali Tari Remo Sutinah sebagai identitas budaya khas Bondowoso.

Upaya pelestarian tersebut tidak hanya ditampilkan di panggung pertunjukan, tetapi juga mulai diperkenalkan secara sistematis di ruang-ruang kelas.

Dari ruang kompetisi seni, semangat menjaga budaya lokal ditanamkan sekaligus diuji kepada para pelajar.

Di balik gerakan tari yang ditampilkan secara kompak, tersimpan upaya panjang untuk menghidupkan kembali identitas budaya lokal yang sempat nyaris tenggelam. Kini, Tari Remo Sutinah kembali dilenggangkan di Bumi Ki Ronggo

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, mengatakan Tari Remo Sutinah bukan sekadar tarian, melainkan identitas kultural masyarakat Bondowoso.

“Tari Remo ini berasal dari Jawa Timur, tetapi Bondowoso memiliki Remo Sutinah. Di situlah letak keunikannya,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, tarian tersebut merupakan karya almarhumah Sutinah, seniman daerah yang dikenal mampu membaca denyut sosial masyarakat Bondowoso melalui karya seninya.

FB_IMG_1773966750014

Berangkat dari Tari Remo, karya tersebut berkembang dengan karakter kuat yang merefleksikan perjuangan hidup, keteguhan sikap, hingga dinamika sosial masyarakat pada masanya.

“Karena penciptanya sudah wafat, tanggung jawab pelestariannya ada pada kita semua,” katanya.

Menurut Taufan, nilai-nilai kehidupan yang ditangkap Sutinah diterjemahkan melalui gerak, irama, dan ekspresi tari yang sarat makna filosofis.

“Sutinah adalah pejuang Bondowoso yang mengekspresikan perjuangannya lewat tari. Ini menjadi inspirasi bagi pelajar,” ujarnya.

Pihaknya berharap pengangkatan kembali Tari Remo Sutinah sebagai tarian khas Bondowoso mampu membawa warna baru bagi perkembangan seni dan budaya daerah.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga berharap para pelajar yang saat ini akrab dengan penggunaan gawai tetap memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.

“Anak-anak harus memahami bahwa budaya daerah juga perlu dijaga dan dilestarikan,” pungkasnya.

images (15)

Warga Desa Gubrih Jadi Korban Penipuan Berkedok Bantuan Sosial

tapalkuda1-removebg-preview.png (1)

Bondowoso — Seorang warga bernama Bu Supi diduga menjadi korban penipuan oleh dua pria yang mengaku sebagai petugas pendataan bantuan sosial, Rabu (6/5/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di kediaman korban.

Dua pria tidak dikenal datang menggunakan sepeda motor jenis Honda Verza dan mengaku sebagai petugas yang akan memberikan bantuan sosial kepada warga.

“Minta minum ,saya ambilkan didapur setelah saya keluar tiba-tiba menarik kalung saya ,”saat dikonfirmasi dengan bahasa Madura.

FB_IMG_1773966750014

Korban yang percaya dengan kedatangan kedua pria tersebut kemudian melayani keduanya. Namun, belakangan diketahui bahwa pria tersebut diduga bukan petugas resmi setelah kalung miliknya raib digondol orang tak dikenal.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Dinas Sosial P3AKB Bondowoso, dr. M. Imron, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan serupa.

“Petugas biasanya menggunakan rompi PKH. Jika memang akan mendapat bantuan, nanti pihak desa akan memberikan surat undangan,” jelasnya, Jumat (8/5/2026).

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada orang yang mengatasnamakan petugas bantuan sosial tanpa identitas dan surat tugas resmi dan segera melapor bila ada yang mencurigakan.(Tik)

images (15)
error: Content is protected !! silahkan di menghubungi admin jika ingin copy conten ini ... terima kasih